Seperti Apa Efek Kafein Pada Tubuh Seseorang

Banyak yang menganggap bahwa kopi merupakan candu, namun sebenarnya bukan candu yang negatif seperti yang dibayangkan. Selain manfaat dari kopi, karakter rasa yang unik inilah yang membuat orang menjadi sangat tertarik untuk menikmati kopi lagi dan lagi.

Untuk mengambil manfaat dari kafein bukan berarti, kita harus mengetahui bagaimana cara kerja senyawa ilmiah pada tubuh manusia. Dengan mengkonsumsinya saja, tubuh akan bereaksi untuk mendapatkan manfaat kafein yang banyak tersebut. Namun, faktanya manfaat kafein ini bukan berarti pada kadar yang sama dapat memperoleh semua manfaat baik bagi tubuh. Sederhananya, secara umum 100mg kandungan kafein mungkin akan mampu memperbaiki suasana hati, tapi untuk menjadi fokus akan sebuah pekerjaan yang rumit dan memerlukan proses berpikir tidak optimal hanya mengkonsumsi 100mg kandungan kafein. Setidaknya, sekitar 200mg kafein akan membantu menjadikan seseorang fokus, dan sekitar 300-400mg kafein kita dapat mengatur jam biologis tubuh.



Namun, perlu dipahami bersama bahwa efek kafein kopi pada tubuh seseorang begitu kompleks dan berbeda di tiap orang. Ada yang hanya mengkonsumsi setetes kafein kopi tubuh sudah bereaksi, namun untuk orang lain setetes kafein kopi tidak ada masalah sama sekali. Ini tentang, seberapa peka tubuh menerima kafein kopi, bagaimana mengetahuinya? Cara untuk mengetahui seberapa peka tubuh menerima kafein kopi, dengan menikmati variasi jumlah kadar kandungan kafein kopi, dari sini kita dapat menentukan batas wajar mengkonsumsi kafein kopi dalam sehari.

Sekilas tentang kafein, bagaimana efek kafein terhadap neurotransmiter tubuh seseorang, dan bagaimana kafein bekerja pada tubuh setidaknya terdapat dua klasifikasi.
1. Kafein memengaruhi produksi berbagai sistem saraf sehingga kondisi jiwa, energi fisik, dan kinerja meningkat.
2. Kafein mengatur keseimbangan berbagai sistem saraf dengan mekanisme tertentu sehingga dapat memperbaiki emosi, meredakan sakit, menekan nafsu makan dan bahkan melindungi otak dari kerusakan dan penyakit



Dan ternyata berat badan seseorang juga memiliki pengaruh terhadap daya reaksi terhadap kafein kopi. Efek secangkir kopi pada orang dengan berat badan 45kg akan berbeda efek secangkir kopi dengan orang yang memiliki berat badan 90kg. Pada kadar yang sama, efek kafein kopi akan bereaksi sekitar 3 jam setelah mengkonsumsinya, namun ada orang yang baru merasakan reaksinya sekitar 6 jam. Namun, terlepas dari perbedaan tiap orang menerima reaksi kafein kopi, manfaat pada kopi sangat jelas terasa bagi tubuh, antara lain;

Efek pada Kognitif: menajamkan logika, daya ingat, kefasihan verbal, konsentrasi, dan pengambilan keputusan, serta meningkatkan persepsi terhadap keindahan
Efek pada Afektif: memoles emosi, meningkatkan ketenangan, melepaskan kebosanan, dan memompa rasa percaya diri
Efek pada Fisik: meningkatkan kecepatan, daya tahan, energi yang dihasilkan, kekuatan, waktu reaksi, dan proses termogenesis, yakni pembakaran lemak dan laju metabolisme
Efek pada Terapeutik: melindungi sel tubuh, terutama sel otak, dari kerusakan jangka panjang dan memberikan efek terapeutik menguntungkan lainnya, termasuk meredakan nyeri dan melindungi paru-paru dari komplikasi akibat rokok dan kerusakan akibat stroke

Berikut adalah efek bagi tubuh yang dihasilkan dari mengkonsumsi kafein kopi. 

majalah.ottencoffee.co.id