Bank Kopi Genetik, Langkah Pelestarian atau Hal Sia-sia?

Kopi nikmat yang kita minum hari ini merupakan kerja keras perjuangan banyak orang, mungkin sekilas kopi hanya perihal biji kopi digiling dan diseduh maka jadilah sajian minuman kopi. Ternyata tidak hanya itu saja, sebelum petani menanam tanaman kopi dan merawatnya, ada pelaku kopi yang tak kalah penting, mereka adalah orang-orang yang mendedikasikan diri untuk melestarikan tanaman kopi.

Jika sebelumnya, kita paling mengenal sosok para petani kopi yang telah memberikan kontribusi sangat hebat di lingkup industri kopi, sehingga jadilah sajian kopi yang nikmat. Di lain halnya, muncul pertanyaan dari mana para petani kopi memperoleh benih tanaman kopi untuk ditanam dan dirawat hingga berbulan-bulan kemudian. Bagaimana caranya para petani kopi mengetahui benih kopi yang mereka tanam, adalah benih kopi yang sesuai untuk ditanam di daerah tanam mereka. Di Indonesia sendiri, terlepas pastinya banyak para petani kopi yang mengerti akan varietas tanaman, juga ada lembaga yang membantu para petani kopi untuk merawat benih tanaman kopi berbagai varietas. Pusat Penelitian Kopi dan Kakao Indonesia merupakan lembaga riset yang dimiliki Indonesia guna membantu para petani kopi dan coklat di berbagai aspek penanaman kopi.



Sejenak berkeliling ke Kosta Rika, di sini ada juga sebuah lembaga yang fokus mengurusi isu tentang varietas kopi. Tropical Agricultural Research and Higher Education Center lebih (dikenal dengan sebutan CATIE), pusat penelitian pengembangan dan konservasi biologis. Yang menariknya lagi, CATIE memiliki Bank Benih Kopi berjumlah lebih dari 2.000 varietas, bisa dibilang CATIE merupakan rahasia dibalik keberhasilan perkebunan Hacienda La Esmeralda.

Sekilas tentang sejarah versi lainnya dari kopi Gesha, menjelaskan bahwa varietas kopi Gesha tidak akan tumbuh di perkebunan Hacienda La Esmeralda tanpa adanya Bank Kopi Genetik. Varietas ini memang berasal dari Ethiopia, namun pada mulanya Gesha dikumpulkan dari sebuah ekspekdisi di tahun 1930an oleh Konsul Inggris Richard Whalley, dan ragamnya berhasil sampai ke CATIE di tahun 1950an. Yang kemudian di tahun 1960an, seorang pegawai pemerintah Panama bernama Pachi Serasin dikirim ke CATIE untuk mencari varietas kopi baru. Kembalinya dari CATIE ke Panama, Pachi membawa sekitar 4 varietas kopi yang akan dibagikan di Panama, dan salah satunya Gesha yang beruntung diterima dan tumbuh di perkebunan Hacienda La Esmeralda. Namun daya tariknya tidak langsung muncul, butuh beberapa saat untuk orang masa itu menyadari daya tarik varietas tersebut.

MELESTARIKAN VARIETAS KOPI DENGAN BANK BENIH KOPI GENETIK

Mengingat semakin tahun iklim yang berubah sangat berdampak pada varietas tanaman, merupakan salah satu isu dari sekian banyak hal yang membuat World Coffee Research dan Global Crop Diversity Trust (lebih dikenal dengan Crop Trust) bersama sepakat untuk bervisi ke depan dan mengendalikan sumber daya genetik yang memiliki batas tertentu untuk membuka kemungkinan bagi masa depan industri kopi dunia.



Di 70 negara di dunia, sekitar 125 juta orang bergantung pada lingkup industri kopi, namun proyeksi di tahun 2050 perubahan iklim dapat mengurangi produksi kopi dunia hingga 50 persen. Proyeksi ini diterbitkan oleh Climate Instute (climate.org), berawal dari iklim banyak faktor yang merusak tanaman kopi seperti kekeringan, penyakit, dan lainnya yang merugikan tanaman kopi disebabkan iklim. Maka dari sinilah, melestarikan varietas benih kopi dengan Bank Kopi Genetik dianggap perlu. Targetnya dari pendistribusiannya benih ini ke Plant Breeder; untuk penelitian varietas silang untuk mengembangkan varietas baru yang dapat bertahan dalam kondisi iklim yang semakin keras dan yang kedua diperuntukkan untuk Farmer; untuk kedepannya semacam uji kelayakan dari sebuah varietas dari segala hal.

Ini mungkin bukan strategi ide Bank Kopi Genetik yang pertama, pastinya di beberapa negara di belahan daerahnya sudah menerapkan Bank Kopi Genetik untuk meneliti varietas kopi untuk perkembangan benih kopi yang unggul. Namun yang menjadi masalah di banyak negara, biasanya Bank Kopi Genetik ini terkendala dari sistem pendanaannya karena Bank Kopi Genetik semacam investasi jangka panjang untuk komoditas kopi.

majalah.ottencoffee.co.id