Minuman Kopi Dari Bawang, Bagaimana Bisa?

Minuman kopi yang kita kenal merupakan hasil pengolahan dari buah kopi, lalu bagaimana dengan kopi dari bawang. Untuk mencari alternatif lain yang hampir mirip minuman kopi mungkin satu ini bisa menjadi solusi. Tapi apakah sajian minuman kopi yang terbuat dari bawang ini layak disebut sebagai kopi?

Jika bahan-bahan dapur dicampur ke bubuk kopi lalu di seduh dengan air panas untuk mengimprovisasi rasa sajian kopi, pasti sudah mafhum. Campuran ini bertujuan untuk mengeksplorasi rasa pada sajian kopi, tapi bagaimana jika kopi yang berbuat dari bahan dapur, seperti bawang. Pasti menimbulkan pro dan kontra, apakah sajian kopi ini tergolong minuman kopi atau tidak sama sekali, sebab tidak ada unsur biji kopi dalam sajiannya, hanya minuman yang menyerupai kopi.

Yokitomo Shimotai umur 74 tahun yang memiliki ide untuk membuat kopi dari bawang. Ide nyentrik ini bermula pada 30 tahun yang lalu, berawal dari kesalahan ketika memasak. Yokitomo saat itu memanggang steak dan bawang secara terpisah, namun Yokitomo tertarik dengan aroma bawang yang dipanggang. Ketika selesai memanggang dihaluskannya bawang tadi hingga menjadi bubuk, kemudian diseduhnya dengan air panas bawang yang dipanggangnya tadi. Siapa yang menyangka, bubuk bawang setelah dipanggang ketika diseduh air panas menyerupai minuman kopi. Bagaimana rasa yang dihasilkan dari kopi bawang ini?

 



Dia, Yokitomo harus menunggu selama 30 tahun setelah ide ini dia temukan, saat masa pensiunlah lalu ide ini dikembangkan lagi, dan dikomersilkan. Sekitar 5 tahun lamanya dibutuhkan untuk mengembangkan ide nyentriknya ini, akhirnya Yokitomo berhasil membuat minuman dari bawang dan campuran sedikit cengkeh yang menyerupai kopi, dipack secara komersil dengan drip bag.

Perihal rasa, saya pun penasaran dengan rasa seduhan bawang ini, Yokitomo mengklaim rasanya mengimbangi rasa dari sajian minuman kopi. Mungkin dapat meredakan keinginan akan minuman kopi namun masih takut mengkonsumsi kafein berlebih. Sebab kopi dari seduhan bawang ini tidak mengandung kafein, sangat sesuai untuk memenuhi keinginan minum kopi di malam hari dan tak perlu terjaga sampai larut malam.



Namun untuk diawal, kamu akan menemukan aroma bawang panggang di sajian seduhan bawang ini, tapi Yokitomo mengklaim tidak akan menyebabkan bau mulut, karena bawang ini sudah dimasak matang. Jika kamu mengabaikan aroma dari bawang panggang ketika meminumnya maka, kamu akan menemukan rasa kopi dari minuman kopi bawang ini, dan mulai terbiasa dengan aroma bawang panggang tadi.

Penasaran mencobanya, kamu bisa membeli Yokitomo Shimotai’s Garlic Coffee di kedainya, kota Ninohe, Prefektur Iwate, Jepang. Apakah seduhan ini bisa dikatakan sebagai kopi? Saya pun kurang yakin untuk menjawabnya, bagaimana menurut kamu. 

majalah.ottencoffee.co.id