Cara Minum Espresso Orang Italia Dan Sejarah yang Berkembang

Cara minum espresso orang italia terbilang unik, bahkan cara memesan single ataupun double espresso juga menjadi khas orang Italia menikmati hari, lalu bagaimana sebenarnya sejarah yang berkembang di dalamnya, hingga menjadi tren sampai sekarang.

Mengulas sejarah perkembangan minuman eksotis satu ini, tidak bisa terlepas dari sejarah alat mesin yang membuat sajian minuman ini begitu cepat. Bagaimana La Pavoni menjadi mesin espresso yang disyiarkan sebagai pertama dikomersilkan di negara Italia pada masa itu. Kata `espresso` ini sendiri lahir dari konsep pembuatannya, yaitu express mengaliri bubuk kopi secara cepat, maka perlahan menjadi `express oh` berangsur lebih akrab dengan sebutan espresso.

Beberapa percaya lahirnya era second wave dan juga era third wave dari negara Italia, karena tren kopi di Italia pada masa itu mengubah arti kopi yang berkembang, bukan hanya sebuah komoditas namun lebih dari itu. Semua masyarakatnya sadar akan kebutuhan kopi untuk kesehariannya, ini juga yang menjadi peluang lahirnya mesin kopi.

Orang-orang Italia ketika itu, hingga pun sekarang dituntut untuk bergerak cepat. Untuk banyak pekerja yang membutuhkan minuman kopi, memesan kopi dan menunggu kopi diseduh beberapa menit itu sudah terlalu lama dan menyita waktu mereka. Jauh sebelum mesin espresso ditemukan, orang-orang Italia juga tergesa-gesa menjalani hari mereka, seperti tidak cukup 24 jam dalam 1 hari.

Akhirnya pada tahun 1896 di pameran dunia, ada mesin espresso yang mencoba menjawab kebutuhan orang Italia akan kopi, mesin ini menyeduh kopi dengan steam dan mengklaim dapat menghasilkan 3000 cangkir kopi per 1 jamnya. Namun perihal rasanya, masih terbilang belum ramah di lidah, hal ini berkaitan tentang sejak diketahuinya menyeduh kopi idealnya harus pada suhu panas tertentu. Untuk pertama kalinya kesuksesan mesin espresso ini ditandai pada tahun 1901 atas keberhasilan penemu Luigi Bezzera. Hingga pada akhirnya versi sempurna dari mesin espresso hadir pada tahun 1905 yang diproduksi oleh Pavoni. Bukan hanya cepat menyajikan espresso, juga rasa kopinya bisa diterima oleh orang Itali.

Espresso Kini

Menu kopi satu ini bisa dibilang menjadi keharusan di sebuah kedai kopi, mengapa demikian? Karena dari espresso banyak sajian kopi yang tercipta, apakah itu latte, cappuccino atau sajian kopi lainnya. Bukan hanya menjadi trend di negara asalnya Italia, espresso juga menyebar ke seluruh dunia. Lalu sekarang ini, bagaimana sebenarnya orang Italia asli menikmati espresso mereka, bagaimana mereka memesan espresso mereka?

Tidak Ada Cappuccino Setelah Jam 12PM

Seperti kesepakatan bersama yang tidak pernah dirundingkan, susu bagi orang Italia benar-benar diminum sebagai teman makan sarapan. Begitu pula cappuccino seperti tabu jika di Italia ada yang minum di atas jam 12 siang, bukan berarti tidak diperbolehkan hanya saja tren yang berkembang di masyarakat Italia membentuk kebiasaan itu.

Tidak Pernah Orang Italia Memesan Espresso

Orang Italia malahan tidak pernah memesan espresso dengan menyebutkannya `espresso` sebab minuman kopi di Italia sejatinya memanglah espresso. Untuk mereka, cukup memesannya dengan menyebutkan `Caffè` atau secara verbal santunnya `Un caffè, per favore.`



Tidak Terlalu Sering Duduk Menikmati Espresso

Kebiasaan yang berkembang di kedai kopi Italia, harga espresso yang disajikan ke meja pengunjung di mana tempat pengunjung memesan dengan harga espresso yang dipesan di meja bar berbeda 3 kali lipat lebih murah jika memesannya di meja bar. Mungkin ini juga yang menyebabkan orang Italia lebih memilih minum sambil berdiri, bisa jadi. Atau karena kebiasaan yang berkembang, bahwa espresso itu dinikmati untuk kebutuhan bukan sebagai teman ketika duduk santai.

Cara Menikmati Espresso Seperti Orang Italia

Beberapa orang Italia tidak akan minum espresso bila tidak ada crema di espresso tersebut. Dari crema mereka akan menilai espresso tersebut nikmat atau tidak. Perihal cara minum, Banyak cara menikmati minum kopi espresso yang menjadi tren orang Italia, dengan sparkling water, dengan mengaduk espresso, ataupun mengguncangkan pelan cangkirnya. Namun pola berbeda ini, ada yang membuatnya sama, orang Italia menyesap espresso mereka perlahan tidak terlalu lambat hingga menjadi dingin, namun perlahan. Tidak lebih dari 2 menit untuk menikmati secangkir espresso. 

majalah.ottencoffee.co.id